Sebelum melakukan pengkabelan, kita perlu memahami terlebih dahulu fungsi dari kelima pin pada tombol tekan.
Menggunakan ONPOW Sakelar tombol tekan 5 pin sebagai contoh.
Meskipun sakelar tombol tekan mungkin memiliki tampilan dan susunan pin yang berbeda, pembagian fungsinya sebagian besar tetap sama.
-Bagian pertama adalah pin LED (ditandai dengan warna merah). Fungsinya adalah menyediakan daya untuk lampu LED. Umumnya terdapat dua pin, yaitu kutub positif dan negatif. Biasanya, tanda “+” atau “-” terdapat di dekat pin tersebut.
-Bagian kedua adalah pin sakelar (ditandai dengan warna biru). Fungsinya adalah menghubungkan perangkat yang ingin Anda kendalikan. Umumnya terdapat tiga pin, dengan fungsi sebagai “pin umum (common)”, “kontak normal terbuka (normally open)” dan “kontak normal tertutup (normally closed)”. Biasanya, tanda “C”, “NO”, dan “NC” masing-masing terdapat di dekat pin tersebut. Umumnya, kita hanya menggunakan dua pin. Ketika menggunakan “C” dan “NO”, akan terbentuk rangkaian normal terbuka pada tombol tekan. Dalam kondisi normal, ketika Anda menekan tombol, perangkat yang terhubung akan menyala. Ketika menggunakan “C” dan “NC”, akan terbentuk rangkaian normal tertutup. (Apa arti normal terbuka (normally open) dan normal tertutup (normally closed)?)
Pertanyaan berikutnya relatif sederhana. Kita hanya perlu mengetahui cara menghubungkan kabel yang benar ke pin yang sesuai.
Berikut beberapa referensi pengkabelan yang umum digunakan.
( Sebelum melakukan pengkabelan, pastikan catu daya Anda sesuai dengan indikator LED pada tombol.)
Informasi lebih lanjut
——Beli saklar tombol tekan 5 pin berkualitas
——Cara menghubungkan saklar tombol tekan 3 pin
——Cara menghubungkan saklar tombol tekan 4 pin






